Untuk membuat dan mengembangkan aplikasi web, dibutuhkan server web, dukungan bahasa pemrograman, dan basis data pada komputer. Apache, php, dan mariadb (dulunya mysql) adalah 3 yang paling sering digunakan. Untuk instalasi yang cepat dan instan, kita dapat menggunakan paket distribusi XAMPP, namun dalam artikel ini akan dijelaskan langkah-langkah instalasi secara manual.

 

Instalasi Apache 2.4

Unduh file zip binary di Apache Lounge yang sesuai dengan sistem operasi. Dalam contoh ini yang diunduh adalah Apache 2.4.27 untuk Win64 karena versi Windows yang saya gunakan adalah Windows 8.1 64-bit. Pastikan C++ Redistributable Visual Studio 2017 (alias VC15) sudah terpasang (link untuk vc_redist_x64 dan vc_redist_x86).

Ekstrak file zip tadi di C:/Apache24, sehingga direktori tersebut berisi file-file berikut:

Tuju direktori C:/Apache24/bin dan jalankan kode berikut di command prompt sebagai administrator untuk memasang service dan menjalankan Apache:

httpd -k install
httpd -k start

lalu buka http://localhost. Seharusnya akan muncul notifikasi sukses.

Gunakan perintah httpd -k stop untuk menghentikan Apache atau httpd -k uninstall untuk menghapus service Apache jika diperlukan.

 

Instalasi PHP 7.1

Unduh file zip php di windows.php.net/download. Karena kita menggunakan Apache, pastikan unduh versi Thread Safe. Pastikan juga apakah kita menggunakan x86 atau x64.

Ekstrak file tersebut di C:/php7. Rename php.ini-development menjadi php.ini. Buka file tersebut menggunakan text editor. Uncomment extension_dir (baris 738) dan isi nilainya menjadi "C:/php7/ext".

Tuju bagian Dynamic Extensions (baris 863 ke bawah), uncomment ekstensi php yang mungkin diperlukan, seperti:

  • php_bz2.dll
  • php_curl.dll
  • php_fileinfo.dll
  • php_ftp.dll
  • php_imap.dll
  • php_mbstring.dll
  • php_mysqli.dll
  • php_openssl.dll
  • php_pdo_mysql.dll
  • php_pdo_pgsql.dll
  • php_pdo_sqlite.dll

Jika diperlukan, atur juga variabel lainnya seperti: 

  • memory_limit 
  • post_max_size
  • upload_max_filesize
  • date.timezone (isikan dengan nilai "Asia/Jakarta" atau lihat daftar lengkapnya di php.net)

Agar Apache mengetahui direktori PHP, buka C:/Apache24/conf/httpd.conf menggunakan text editor dan tambahkan teks ini di bagian atas:

AddHandler application/x-httpd-php .php
AddType application/x-httpd-php .php .html
LoadModule php7_module "c:/php7/php7apache2_4.dll"
PHPIniDir "c:/php7"

Buat agar Apache mengenali index.php sebagai file utama (index). Tambahkan teks berikut pada bagian dir_module (sekitar baris ke-280):

    DirectoryIndex index.html index.php

Jika Apache masih aktif, muat ulang dengan perintah httpd -k restart. Tuju direktori document root (C:/Apache24/htdocs), rename file index.html menjadi index.php. Buka menggunakan text editor dan tambahkan kode php phpinfo();. Akan muncul laman informasi tentang konfigurasi PHP seperti gambar di bawah:

Tips: Jika mengalami kendala dengan driver PDO, menyalin file libpq.dll pada direktori php7 ke direktori C:/Windows/system32 mungkin dapat membantu.