Beberapa waktu lalu saya sedang menginstall elementary OS di laptop. Sayangnya, instalasi gagal saat sedang mengkonfigurasi GRUB, sedangkan sistem operasinya sendiri berhasil terinstall, meskipun saya tidak dapat boot (karena tidak ada GRUB). Solusinya, gunakan live CD/USB yang digunakan saat instalasi sistem operasi.

 

Buka terminal dan login sebagai root.

sudo -i

 

Tentukan yang mana partisi root linux dengan menggunakan fdisk. Pada kasus saya, partisi root linux adalah sda6.

fdisk -l

 

Mount partisi root.

mount /dev/sda6 /mnt

 

Lakukan instalasi GRUB.

grub-install --root-directory=/mnt /dev/sda

 

Jalankan perintah update-grub untuk mendaftarkan semua sistem operasi pada komputer agar tampil di GRUB. Bila perintah tersebut tidak berhasil, gunakan cara di bawah. Note: unmount semua partisi dan pastikan partisi GRUB juga berisi sistem operasi Linux, jika tidak, cara di bawah tidak akan berhasil.

mount /dev/sda6 /mnt
for dir in /dev /dev/pts /proc /sys /run; do
   mount --bind $dir /mnt$dir
done
chroot /mnt
update-grub

 

Jika partisi GRUB hanya berisi file untuk boot, cara di bawah mungkin bisa digunakan.

mkdir /mnt/chrootdir
mount /dev/sda6 /mnt/chrootdir
for dir in proc dev sys etc bin sbin var usr lib lib64 tmp; do
   mkdir /mnt/chrootdir/$dir && mount --bind /$dir /mnt/chrootdir/$dir
done
chroot /mnt/chrootdir
update-grub

 

Setelah menjalankan perintah update-grub, GRUB bootloader sukses mendeteksi semua sistem operasi pada komputer saya: elementary OS dan Windows 8.1 Pro.