Menginstal Tor Browser di Ubuntu

The Onion Router (Tor) adalah jaringan anonim yang memungkinkan orang untuk mengakses internet melalui minimal tiga komputer node (yang membentuk apa yang disebut circuit) yang dijalankan secara sukarela di seluruh dunia. Koneksi secara tidak langsung seperti Tor ini memungkinkan proteksi privasi lebih dibandingkan koneksi biasa.

Perlu dicatat bahwa beberapa negara memblokir Tor (misalnya India dan Cina). Beberapa layanan web juga dapat mendeteksi koneksi melalui Tor dan memblokir akses atau meminta user untuk melakukan koneksi biasa. Tor hanya mencegah pihak lain untuk mengetahui website apa yang hendak diakses. Pihak yang memonitor jaringan (misalnya network admin di kantor atau tempat publik) bisa memantau klien mana saja yang menggunakan Tor dalam jaringan tersebut.

Instalasi

(Per Mei 2018, versi terbaru adalah 7.5.4)

1. Unduh melalui laman torproject. Pilih versi 32-bit atau 64-bit.

2. Ekstrak menggunakan file explorer (misalnya Nautilus/Archive Manager) atau menggunakan perintah:

tar -xvJf tor-browser-linux64-7.5.4_LANG.tar.xz

3. Tuju direktori tor browser yang sudah diekstrak. Jika menggunakan terminal:

cd tor-browser

4. Melalui terminal, jalankan:

./start-tor-browser.desktop

Akan terbuka window untuk mengatur setting awal. Kita dapat langsung memilih 'Connect'. Jika sukses, akan terbuka browser Firefox yang dimodifikasi untuk menjalankan Tor.

Untuk menampilkan icon Tor Browser di desktop/app drawer, jalankan ./start-tor-browser.desktop --register-app melalui terminal di direktori awal tor browser yang sudah terekstrak tadi.

Pada gambar di bawah, terlihat bahwa circuit yang digunakan untuk mengakses web yang sedang dibuka (Google) terdiri atas Inggris - Jerman - Moldova.

Buka duckduckgo.com dan masukkan 'what is my ip' pada kotak pencarian. Maka akan ditampilkan alamat IP komputer terakhir pada circuit: 'Your IP address is alamat_ip in Anonymous Proxy'. Ini menandakan Tor telah bekerja dengan baik.

Optimisasi Tor

Agar privasi terjamin, pastikan hal-hal berikut:

1. Jangan login ke Firefox;

2. Jangan menginstal plugin/extension apapun di Firefox bawaan tor karena beberapa plugin dapat sengaja atau tidak sengaja mengekspos alamat IP kita;

3. Jangan menggunakan torrent di jaringan tor. Cara kerja torrent akan mengekspos alamat IP asli;

4. Akses website yang mendukung https.

Pada laman Add-ons Manager di Firefox, sudah terinstal beberapa plugin bawaan Tor. Jangan uninstall plugin-plugin tersebut.

Ingat, tor hanya memproteksi koneksi yang dilakukan melalui tor browser (dalam hal ini Firefox). File yang diunduh dari internet (misalnya doc dan pdf) mungkin saja memiliki script yang dapat mengekspos alamat IP asli non-tor. Buka file-file semacam itu ketika sudah offline.